Archives July 2019

Donnie Yen

Perjalanan Karier Donnie Yen Si Ahli Wing Chun Asal Hongkong

Bagi Anda yang pernah menyaksikan film XXX : Return of Xander Cage, pasti juga pernah melihat aksi dari salah satu bintang film Hongkong yaitu, Donnie Yen. Ia juga dikenal sebagai seorang pemain film yang menguasai sena bela diri atau martial arts. Lalu, seperti apa sih perjalanan karir dan biografi aktor Donnie Yen ini? Simak ulasan berikut.

Kehidupan Donnie Yen

Aktor Donnie Yen memiliki nama asli Yen Ji Dan. Ia merupakan salah seorang aktor asal Negara Hongkong yang tengah naik daun di industri film Holywood berkat penampialannya yang cemerlang dibeberapa film barat. Aktor ini lahir pada 27 Juli 1963. Saat ini Donnie Yen berusia 56 tahun.

Ibu dari Donnie Yen bernama Bow Sim Mark, yang juga merupakan salah satu ahli bela diri wanita. Sementara itu, sang ayah bernama Klyster Yen yang memiliki profesi sebagai seorang editor surat kabar. Donnie Yen sendiri sebenarnya dilahirkan di Taishan, Guangdong, China. Akan tetapi pada umur ke 2, keluarganya pindah ke togel hongkong.

Aktor Donnie Yen juga memiliki seorang adik perempuan yang bernama Chris Yen. Adiknya juga merupakan seorang aktris yang juga menggeluti seni bela diri. Pengaruh seni bela diri yang sangat kuat pada diri Donnie Yen dan adiknya ini berasald dari pengaruh ibunya sendiri yang memang mengajarkan Donnie Yen serta adiknya dalam bidang bela diri. Jadi dapat dikatakan seni bela diri memang mengalir di dalam diri Donnie Yen.

Selain sebagai seorang aktor, Donnie Yen juga dikenall sebagai seorang ahli bela diri martial arts khususnya Wing Chun, kemudian koreografer bela diri, sutradara film, dan juga salah satu ahli wushu yang pernah memenangkan turnamen wushu. Dalam perjalanan karirnya, Donnie Yen juga pernah bermain dengan aktor Asia ternama lainnya seperti Jackie Chan, Jet Lee, dan juga aktris Asia Michele Yeoh.

Selain itu, diluar profesinya sebagai seorang pemain film, aktor Donnie Yen juga dikenal sebagai salah seorang tokoh yang telah berhasil mempopulerkan seni martial arts atau bela diri Wing Chun. Hal ini ia lakukan melalui filmnya yang bertajuk IP Man yang rilis pada tahun 2008 dan berhasil memasuki Box Office.

Perjalanan Karier Aktor Donnie Yen

Perjalanan karir dari seorang aktor Donnie Yen sendiri dimulai pada sekitar tahun 1980-an. Dimana pada saat itu Donnie Yen hanya berperan sebagai seorang pemain pengganti atau stuntman dalam beberapa film laga seperti Shaolin Drunkard pada tahun 1983 dan juga Taoism Drunkard pada tahun 1984.

Kemudian pada tahun 1984, yang pada saat itu Donnie Yen berusia sekitar 20 tahun, ia mendapatkan peran pertamanya di dalam film Drunken Tai Chi. Perannya ini kemudian berlanjut hingga tahun 1988 dimana aktor Donnie Yen mendapatkan peran lagi dalam silm Tiger Cage yang rilis pada tahun 1988 tersebut.

Karir perfilman dari seorang Donnie Yen mulai merangkak naik ketika ia berhasil menjadi lawan main dari Jet Lee yang memang saat itu telah terkenal lebih dahulu dalam film Once Upon a Time in China II pada tahun 1992. Difilm tersebut, aktor Donnie Yen berperan sebagai seorang Jenderal Nap Lan yang dalam cerita tersebut harus bertarung dengan tokoh Wong Fei Hung yang diperankan oleh Jet Lee.

Dari menjadi lawan main Jet Lee itulah Donnie Yen mulai mendapatkan peran utamanya yang dimulai pada tahun 1993 melalui film laga Iron Monkey. Kemudian pada tahun 2002, Donnie Yen kembali dipertemukan dengan Jet Lee dan berperan dalam film Hero. Film yang diperankan oleh keduanya ini berhasil menembus nominasi Oscar dalam kategori film Bahasa Asing terbaik di tahun 2003.

Selain mendapatkan kesempatan bekerja dengan Jet Lee, aktor Donnie Yen juga mendapatkan kesempatan untuk bermain bersama aktor laga terkenal yaitu Jackie Chan pada tahun 2003 melalui film yang berjudul Shanghai Knights. Di film ini ia berperan sebagai sosok yang antagonis.

Pada tahun 2007, aktor Donnie Yen bekerja sama dengan sutradara Wilson Yip untuk membintangi film yang berjudul Flash Point. Selain berperan sebagai pemeran utama, di film itu, Donnie Yen juga bertindak sebagai produser. Melalui film ini ia juga berhasil memenangkan Best Action Choreography pada perhelatan Hong Kong Film Awards.

Puncak dari karir Donnie Yen sendiri berada di tahun 2008 dimana saat itu film IP Man yang ia bintangi yang kembali berkerja sama dengan sutradara Wilson Yip menjadi salah satu film Box Office China terbesar sampai saat ini. Film inilah juga yang mengantarkan aktor Donnie Yen sebagai salah satu aktor jajaran atas film laga China hingga saat ini.


Joe Taslim

Joe Taslim Bintang Indonesia Yang Terjun Ke Hollywood

Sebelumnya aktor tampan ini dikenal sebagai atlet judo. Joe Taslim masuk dalam TimNas (Tim Nasional) Judo Indonesia dari tahun 1997 hingga 2009. Banyak penghargaan Judo yang telah ia peroleh, salah satunya adalah medali perak dalam multievent SEA Games tahun 2007. Sejak kecil, pria dengan tinggi badan 178 cm ini sudah tertarik mempelajari bermacam bela diri diantaranya taekwondo, wushu, judo, dan silat. Akan tetapi minat Joe lebih besar untuk mendalami dan menjadi atlet judo.

Sedangkan dalam dunia industri hiburan, namanya mulai melejit sesudah berperan menjadi seorang polisi dengan pangkat sersan bernama Jaka, dalam film berjudul The Raid yang rilis pada tahun 2011. The Raid berhasil menduduki posisi box office yang meraup pendapatan sekitar USD 9,3 juta (setara Rp 130 Milyar). Dalam film tersebut Joe Taslim beradu akting bersama Yayan Ruhian dan Iko Uwais.

The Raid seolah menjadi awal kesuksesan besar bagi Joe sebagai aktor layar lebar. Kepiawaiannya berakting, keahlian bela diri, dan didukung pula dengan penampilannya, Joe berhasil membuat banyak orang terpukau. Tak hanya memukau para penonton, orang-orang penting dalam industri perfilman pun tertarik dengan aksi data sgp Joe hingga ia kebanjiran tawaran bermain film action.

Tak tanggung-tanggung, Joe juga kebanjiran tawaran berakting dari industri film luar negeri. Selain The Raid, beberapa film internasional lain yang melambungkan Joe Taslim, antara lain :

  1. Dead Mine rilis tahun 2012, Joe berperan menjadi Djoko. Beraksi di Dead Mine, ia beradu acting pula dengan Ario Bayu salah seorang aktor kondang Indonesia dan beberapa bintang luar negeri lainnya diantaranya James Taenaka, Sam Hazeldine, Miki Mizuno dan Carmen Soo.
  2. Fast & Furious 6 yang rilis tahun 2013 merupakan debut akting Joe Taslim di Hollywood. Dalam film tersebut, ia berperan menjadi Jay yakni anak buahnya Shaw yang merupakan penjahat penjual senjata gelap.
  3. Tahun 2016, Joe kembali berakting dalam film kelas Internasional berjudul Star Trek Beyond. Film yang masuk dalam box office tersebut berhasil meraup untung sekitar Rp 4,8 Triliyun. Dalam film tersebut Joe berperan menjadi Manas yang merupakan pencuri artefak kepunyaan Kapten James.
  4. The Night Comes For Us merupakan film produksi Indonesia yang pertama kali masuk Netflix. Film ini dirilis 2018 dan mendapatkan sambutan cukup baik di world premiere Fantastic Festival, Amerika Serikat. Dalam film yang disutradarai Timo Tjahjanto ini, Joe Taslim beradu peran dengan aktor aktris papan atas diantaranya Iko Uwais, Abimana Aryasatya, Julie Estelle, Hannah Al Rashid, Sunny Pang dan Zack Lee.
  5. Tidak hanya Hollywood, industry film Korea Selatan yakni Opus Pictures tertarik pula menggaet Joe untuk berakting dalam film berjudul The Swordsman. Di film itu, Joe berperan menjadi Gurutai yang merupakan seorang komandan sekaligus ahli pedang dari Dinasti Qing. Film yang disutradarai Choi Jae-hoon itu, rilis 2018 lalu.
  6. Di tahun 2019 ini, Joe kembali mendapatkan tawaran menggiurkan untu berakting di Mortal Kombat yang diproduseri James Wan serta disutradarai Simon McQuoid. Joe Taslim akan memerankan Sub Zero yakni petarung yang mempunyai kekuatan pengendalian es. Karakter Sub Zero termasuk tokoh utama dalam Mortal Kombat sejak muncul dalam game sampai difilmkan.

Seputar Kehidupan Pribadi dan Perhargaan Joe Taslim

Bintang Indonesia yang telah masuk dalam dunia perfilman Hollywood ini memiliki nama asli Johannes Taslim, lahir di Kota Palembang tanggal 23 Juni tahun1981. Joe merupakan putra dari Mardjuki Taslim dan Maria Goretty. Joe menikahi sahabatnya bernama Julia tahun 2004. Pada saat menikahi Julia, Joe baru berumur 23 tahun dan istrinya berumur 20 tahun dan belum menggeluti dunia seni peran.

Joe dan Julia memiliki 3 anak dari pernikahan mereka, yaitu Mika, Hiero dan Kaara. Sebelum menjadi aktor, selain menjadi seorang atlet, Joe berdagang di Pasar Tanah Abang. Joe memang memiliki bisnis keluarga di lokasi pusat grosir ternama tersebut. Sekitar tahun 2008 Joe mengalami cidera dan hal tersebut memaksanya untuk membuat keputusan pensiun sebagai Atlet Judo. Joe Taslim menapaki bisnis hiburan berawal dari model, kemudian ia mengikuti banyak casting agar menjadi aktor. Kesuksesannya hingga menjadi salah satu bintang asal Indonesia yang masuk ke Hollywood, tak lantas membuat Joe hijrah ke Amerika. Joe agak kurang menyukai suasana Amerika.

Beberapa penghargaan yang pernah diraih Joe dalam dunia olah raga dan perfilman antara lain : Medali Emas di ajang South East Asia Judo Championship di Singapura tahun 1999, Medali Perak di SEA Games tahun 2007, Medali Emas di PON 2008, Pemeran Utama Terbaik Pria di IMA (Indonesian Movie Actor) Award tahun 2014, Aktor Favorit dalam Kids’ Choice Awards tahun 2015.